Analisis Artefak

Video sampul (1920×1080)

1

Analisis Perencanaan Pembelajaran

Pembelajaran teks deskripsi kelas IX dirancang dalam dua pertemuan, yaitu menganalisis kohesi dan koherensi serta menulis teks deskripsi berdasarkan gambar menggunakan model Cooperative Learning. Kegiatan dilengkapi integrasi pembelajaran sosial emosional melalui emoji kabar, observasi sikap, dan refleksi. Namun, jumlah kelompok, rumusan tujuan, dan alokasi waktu perlu diselaraskan agar pembelajaran lebih terarah dan efektif.

2

Analisis Materi Pembelajaran

Materi meliputi kohesi, koherensi, struktur teks deskripsi, langkah menulis, dan contoh teks yang dekat dengan kehidupan murid. Namun, penjelasan repetisi, sinonim, hiponim, dan konjungsi antarkalimat belum sepenuhnya tepat, sedangkan kata sifat dan kalimat perincian belum dibahas. Materi perlu dilengkapi dan diselaraskan dengan LKPD serta rubrik penilaian.

3

Analisis Media Pembelajaran

Media yang digunakan meliputi PPT, foto Pantai Kenjeran, LKPD bergambar, roda putar nomor acak, dan timer daring. Media ini mendukung pembelajaran yang menarik dan mendorong partisipasi murid. Perbaikan perlu dilakukan dengan memperjelas tampilan slide, memperbanyak ruang menulis pada LKPD, serta menyediakan kartu nomor sebagai alternatif jika jaringan internet terganggu.

4

Analisis Instrumen Penilaian

Penilaian mencakup tanya jawab awal, observasi sikap, rubrik LKPD, kuis individu, dan rubrik produk tulisan, disertai remedial serta pengayaan. Rubrik sudah dilengkapi deskriptor skor 1–4, tetapi penilaian individu dan kelompok perlu diperjelas. Selain itu, soal kuis perlu ditingkatkan agar tidak hanya mengukur kemampuan mengidentifikasi, tetapi juga menganalisis sesuai tujuan pembelajaran.

1920 × 1080

Analisis Video Pembelajaran per Materi

Video pembelajaran menunjukkan kegiatan kooperatif melalui apersepsi foto Pantai Kenjeran, diskusi kelompok, pendampingan guru, dan refleksi menggunakan emoji. Murid terlihat aktif dan antusias dalam mengikuti pembelajaran. Namun, pengelolaan waktu saat transisi dan pemerataan partisipasi kelompok masih perlu ditingkatkan. Perbaikan selanjutnya difokuskan pada pengaturan waktu dan variasi pertanyaan pemantik agar semua murid terlibat aktif.